Do’a Kalbu

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Sadarkah wahai kawan, ketika kita bisa tertawa, ketika kita bisa bercanda, menikmati kenikmatan dunia ini apakah pada waktu itu kita juga ingat tentang dosa-dosa kita. Dosa yang begitu banyak yang dilukiskan oleh seorang manusia yang lemah. Insan yang tak sempurna.

Sebenarnya banyak diantara kita yang tahu bahwa suatu hal itu salah namun kita tidak menghiraukannya, dan juga sebenarnya kita tahu bahwa itu benar namun tetap juga tidak menghiraukannya. Ku persembahkan sebuah lagu yang pantas untuk kita dengarkan:

 



Do’a Kalbu 
Di malam penuh bintang 
Di atas sajadah yang ku bentang 
Seduh sedang sendiri, mengadu pada Yang Maha Kuasa 
Betapa naïf, diriku ini, hidup tanpa ingat pada-Mu 
Urat nadipun, tahu aku hampa. 

Di malam penuh bintang 
Di bawah sinar bulan purnama, 
Kupasrahkan semua keluh dan kesah yang aku rasa 
Sesak dadaku, menangis pilu, saat ku urai dosa-dosaku, 
Hi hadapan-Mu, ku tiada artinya. 

Do’a Kalbu tak bisa aku bendung 
Deras penghujan di Gurun Sahara 
Hatiku yang gersang, terasa oh tentram 
Hanya Engkau yang tahu siapa aku 
Tetapkanlah seperti malam ini, 
Sucikan diriku, selama-lamanya. 
Do’a Kalbu. 

Kapan terakhir kali kita menghadap pada Allah SWT pada sepertiga malam terakhir? Dan atukah kita belum pernah sama sekali untuk mengurai kesalahan-kesalahan yang kita buat?

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

5 komentar

komentar
15 November 2011 20.40 delete

wah iya
saya sudah lama ga bangun malam

Reply
avatar
17 November 2011 09.32 delete

Hmmm..... Oke mas brow.. mari kita perbaiki.. :)

Reply
avatar
17 November 2011 10.53 delete

iya ini saya berusaha memperbaikinya

Reply
avatar
19 November 2011 10.05 delete

Siiiipppppp.....
John Terro Elektro ya?

Reply
avatar
13 Januari 2012 08.46 delete

Siiiipppppp.....
John Terro Elektro ya?

Reply
avatar